Klungkung – 11 Maret 2026 Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memimpin rapat koordinasi krusial mengenai pendataan dan pemetaan Lahan Baku Sawah (LBS) di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung pada Rabu (11/3). Pertemuan yang melibatkan perangkat daerah dan tim teknis ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memperkuat ketahanan pangan serta memberikan perlindungan maksimal terhadap sektor pertanian lokal.
​Dalam arahannya, Bupati Satria menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang menginstruksikan setiap daerah menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) minimal 87% dari total LBS guna menekan angka alih fungsi lahan. Menanggapi hal tersebut, Kabupaten Klungkung menunjukkan hasil yang sangat impresif berdasarkan analisis tim teknis, di mana daerah ini berhasil menetapkan LP2B mencapai 90,59%, sebuah angka yang melampaui standar minimal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
​Keberhasilan melampaui target ini akan segera ditindaklanjuti dengan langkah strategis berupa peninjauan kembali SK penetapan LP2B serta penyusunan Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum yang kuat untuk mengendalikan alih fungsi lahan. Melalui langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung optimis dapat menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian sekaligus berkontribusi signifikan terhadap kedaulatan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Upload By : GAS