Peringkat IPKD Kabupaten Klungkung Tertinggi diantara Kabupaten/Kota Se-Bali

Klungkung-ppid.Klungkungkab.go.id Tim Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Provinsi Bali dan Perangkat Daerah Kabupaten/Kota Se-Bali, menggelar Bimbingan Teknis Penginputan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD). Secara Daring dan Luring pada hari Kamis, 6 Juni 2024.

Indikator IPKD terdiri dari enam dimensi yaitu Kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran, Pengalokasian anggaran belanja dalam APBD, Transparansi keuangan daerah, Penyerapan anggaran, kondisi keuangan daerah dan Opini BPK atas LKPD. Sebagaimana diungkapkan oleh Ibu Jannati Usmania Bangsawan, S.Tr.IP dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri.

Sementara itu berdasarkan hasil pengukuran IPKD tahun 2023 yang disampaikan pada acara tersebut Kabupaten Klungkung menempati peringkat tertinggi dengan total penilaian 80.801 dengan peringkat terbaik. Penilaian tersebut merupakan akumulasi dari ke enam dimensi yang dinilai. Dimensi 1 nilainya 13,71, dimensi 2 dengan nilai 20, dimensi 3 dengan nilai 14,741, dimensi 4 dengan nilai 15, dimensi lima 2,35 dan dimensi 6 dengan nilai 15.

Walaupun dengan nilai tertinggi diantara Kabupaten lainnya, namun masih terdapat kekurangan sebagaimana disampaikan pada saat paparan evaluasi per dimensi. Pada Dimensi 1 catatan untuk Kabupaten Klungkung adalah kesesuaian pagu KUAPPAS dengan APBD cukup rendah. Dimensi 2 terdapat satu dokumen yang tidak memenuhi keteraksesan yaitu informasi Ringkasan DPA SKPD. Dimensi 4 Belanja tak terduga hanya 49,866 % tidak mencapai 80 %. Dimensi 5 Indeks Solvabilitas jangka pendek rendah, Solvabilitas layanan rendah dan Solvabilitas Jangka Panjang 0.

Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024

Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar apel peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Alun-Alun Dewa Agung Jambe, Sabtu (1/6).
Komandan Kodim 1610 Klungkung Letkol Inf. Armen menjadi inspektur upacara pada apel kali ini.
Dalam pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang dibacakan Dandim Letkol Inf. Armen mengatakan Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan Indonesia dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.
Pihaknya mengajak seluruh komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar. Sedangkan sebagai leitstar dinamis, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.
Kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat menjadi salh satu tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan. Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone) dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
sumber : FB Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Klungkung

Kebal Hoax Melalui Cek Fakta

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung menggelar Literasi Digital Tangkal Hoax Melalui Cek fakta, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bali dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO). Bertempat di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung. (28/05/2024)

Dalam perkembangan saat ini, tidak semua informasi di internet bernilai positif, banyak juga informasi yang bernilai negatif, contohnya penyebaran berita bohong, radikalisme, ujaran kebencian, dan penipuan. Sebagaimana disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung Ibu Luh Ketut Ari Citrawati, S.Sos., MM. saat membuka kegiatan ini.

“Dalam perkembangannya, tidak semua informasi yang tersebar luas diinternet bernilai positif. Tidak sedikit pula berisi informasi negatif, contohnya penyebaran berita bohong, radikalisme, ujaran kebencian dan penipuan. Diperlukan kebijaksanaan dan kemampuan pengguna gawai dalam mengendalikan informasi yang mereka terima,” ujarnya !.

Sementara itu Ibu Indria Trisni Puspita dari MAFINDO menyampaikan bahwa terdapat tiga gangguan informasi yaitu Mis-Informasi, Dis-Informasi dan Mal-Informasi. Mis-Informasi adalah informasi yang salah namun orang yang membagikan percaya itu benar. Dis-Informasi adalah Informasi yang salah dan orang yang membagikannya tahu bahwa itu salah. Sedangkan Mal-Informasi adalah Informasi yang memiliki unsur kebenaran, baik dalam penggalan atau keseluruhan fakta objektif, namun penyajiannya dikemas sedemikian rupa untuk melakukan tindakan yang merugikan bagi pihak lain.

Lebih lanjut disampaikan untuk melakukan cek fakta dapat menggunakan whatsApp kalimasada 085921600500, situs turnbackhoax.id, cekfakta.com, Hoax Buster Tools, https://toolbox.google.com/factcheck/explorer. Untuk verifikasi foto menggunakan http://yandex.com/images, https://www.bing.com, https://images.google.com, dan Google Lens. Untuk verifikasi Lokasi bisa menggunakan Google Maps.

Kegiatan ini diikkuti oleh admin media sosial dan website Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Klungkung.

Pj Bupati Jendrika Lantik PPPK dan PNS Dilingkungan Pemkab Klungkung

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Pejabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika Melantik dan Mengambil Sumpah/Janji Jabatan Fungsional Guru, Kesehatan dan Teknis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2023 dan PNS Formasi Tahun 2022 lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Klungkung, Selasa (21/5). Turut hadir Sekda Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, Asisten Administrasi Umum Setda Kebupaten Klungkung, Dewa Darmawan dan Kepala OPD terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut Pj Bupati Jendrika menyampaikan bahwa Pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya melaksanakan reformasi yang bertujuan untuk mewujudkan birokrasi yang berdampak, dirasakan langsung oleh masyarakat, birokrasi yang profesional, birokrasi yang lincah dan cepat. Sejalan dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Klungkung saat ini sedang melaksanakan reformasi birokrasi dimana salah satu area yang perlu mendapat perhatian adalah manajemen ASN yaitu pengelolaan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. “Selamat kepada para PPPK dan PNS yang sudah dilantik dan diambil sumpah/janjinya. Mari tanamkan jiwa memiliki untuk bersama-sama membangun Kabupaten Klungkung ini ke depan. Hal yang paling penting jaga sikap disiplin kinerja dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ida Bagus Wirawan Adi Putra menyampaikan bahwa total PPPK yang diangkat untuk formasi tahun 2023 berjumlah 741 orang dengan rincian PPPK Jabatan Fungsional Guru sejumlah 366 orang, Jabatan Fungsional Kesehatan sejumlah 316 orang dan Jabatan Fungsional Teknis sejumlah 59 orang. Selain pengambilan sumpah pejabat fungsional juga dilaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji PNS dari lulusan STTD, STAN dan IPDN sejumlah 9 orang. “Selamat kepada PPPK dan PNS yang hari ini di ambil sumpah dan janjinya, semoga hari ini menjadi awal yang baik perjalanan pengabdian Bapak/Ibu sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” harapnya.

World Water Forum ke-10 Mengesahkan Deklarasi Menteri

Badung-ppid.klungkungkab.go.id Forum Air Sedunia ke-10 atau World Water Forum ke-10 yang digelar pada 18—25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali menghasilkan Deklarasi Menteri yang menekankan tiga poin utama.

Deklarasi Menteri disahkan di akhir Pertemuan Tingkat Menteri World Water Forum ke-10 yang dihadiri oleh 106 negara dan 27 organisasi Internasional, Selasa (21/5/2024).

Hasil tersebut diungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Ketua Harian Panitia Nasional Penyelenggara World Water Forum ke-10  Basuki Hadimuljono di Media Center World Water Forum ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Selasa (21/5/2024).

Pertama, pendirian center of excellence untuk ketahanan air dan iklim guna mengembangkan kapasitas, knowledge sharing & pemanfaatan fasilitas yang unggul.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia wajib berada di garda terdepan untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan air dan sanitasi. Center of excellence ini bukan hanya untuk negara Indonesia, tapi juga untuk negara lainnya di Asia Pasifik,” kata Basuki. 

Sejak November 2023, katanya, sudah dilakukan pembahasan deklarasi dalam tiga mekanisme di Markas Besar UNESCO Paris. Dalam deklarasi tersebut, Indonesia mengusung tiga prioritas.

Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon pun dikatakan Basuki menegaskan bahwa semua proses tersebut adalah diplomatic victory (kemenangan diplomasi) bagi Indonesia.

Poin kedua dari Deklarasi Menteri adalah mengangkat dan mendorong isu pengelolaan sumber daya air secara terpadu pada pulau-pulau kecil. Meskipun dikelilingi perairan yang luas, Indonesia tetap memerlukan sistem kelola yang baik untuk mengatasi tantangan kualitas dan ketersediaan air bersih.

Ketiga, pengusulan Hari Danau Sedunia atau World Lake Day.  Danau merupakan sumber pasokan air yang menghidupi manusia sekaligus memiliki fungsi sosial dan ekonomi masyarakat. Peringatan Hari Danau Sedunia tidak sekadar simbolis, namun sebagai salah satu kunci utama untuk menjaga kelestarian danau di seluruh dunia.

“Kita harus menjaga danau untuk memperpanjang hidupnya, inilah gunanya peringatan Hari Danau Sedunia,” ujar Basuki.

Ditambahkan Ketua Harian Panitia Nasional Penyelenggara World Water Forum ke-10  Basuki Hadimuljono, dalam penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Bali, ada tiga hal yang membedakan World Water Forum ke-10 dengan penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya.

Pertama, baru kali ini pertemuan World Water Forum menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT), yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Senin (20/5/2024).

Kedua, untuk yang kali pertama World Water Forum menghasilkan deklarasi menteri. ”Selain Deklarasi Menteri, salah satu yang menjadi capaian pada forum ini adalah berhasilnya Indonesia menyusun daftar proyek terkait air yang menjadi andalan dari berbagai negara,” kata Basuki.

Ketiga, berhasilnya Indonesia menyusun daftar proyek terkait air yang menjadi andalan dari berbagai negara. sebanyak 113 proyek senilai US$9,4 miliar, antara lain proyek percepatan penyediaan air minum bagi 3 juta rumah tangga dan proyek pengelolaan air limbah domestik bagi 300 ribu rumah tangga. Berbagai proyek ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di berbagai negara.

Ditambahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tamu World Water Forum terkesan dengan penyelenggaraan World Water Forum ke-10 oleh Indonesia.

“Pimpinan negara yang mengunjungi Tahura juga menyatakan kekagumannya dengan kemajuan Indonesia. Presiden Fiji bahkan menyatakan jika ia tidak percaya jika tidak menyaksikan secara langsung kemajuan Indonesia saat ini,” kata Luhut. (Kemlu/Elvira Inda Sari/TR)

Bulan Bakti Bung Karno VI Tahun Tahun 2024

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Pemerintah Kabupaten Klungkung akan melaksanakan kegiatan Bulan Bakti Bung Karno VI Tahun 2024, dengan berbagai kegiatan.(17/05/2024)

Sebagaimana surat yang disampaikan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung Nomor : 200.1.2.4/239/KESBANGPOL, didapatkan informasi kegiatan Bulan Bung Karno VI Tahun 2024 di Kabupaten Klungkung, diawali dengan Pemasangan Spanduk Bulan Bung karno pada hari Jumat 31 Mei 2024. Hari Sabtu tanggal 1 Juni 2024 Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila. Kamis, 6 Juni 2024 Penanaman pohon upakara secara serentak se-Provinsi Bali. Resik Sampah Plastik dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Juni 2024. Donor Darah pada hari Senin, 10 Juni 2024. Penebaran bibit ikat pada hari selasa, 11 Juni 2024.

Kegiatan lomba pun tidak lupa dilaksankan untuk lebih menyemarakkan kegiatan ini seperti Lomba mewarnai Tingkat Taman Kanak-Kanak pada hari Rabu, 12 Juni 2024. Lomba Baca Puisi Tingkat SD/MI pada hari Kamis, 13 Juni 2024. Lomba Pidato tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Klungkung pada hari Rabu, 19 Juni 2024. Lomba mesatua Bali Tingkat Umum Se-Kelurahan Kabupaten Klungkung pada hari Kamis, 20 Juni 2024. Dan Loma Menari Condong Tingkat SMP/MTs pada hari Senin, 24 Juni 2024.

Sementara itu dalam rangka internalisasi ajaran Bung Karno diadakan juga Seminar Implementasi Ajaran Bung Karno pada hari Jumat 21 Juni 2024 dan Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah dengan peserta dari SMA/SMK/MA pada tanggal 26 Juni 2024.

Jelang World Water Forum 2024, Menparekraf Tinjau Desa Jatiluwih Tabanan Bali

Tabanan-ppid.klungkungkab.go.id Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Desa Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Bali, yang terpilih menjadi salah satu lokasi yang akan dikunjungi delegasi World Water Forum 2024 yang akan digelar pada 18-25 Mei 2024.

“Kami pastikan dengan kunjungan ke Jatiluwih ini kesiapan sebagai site visit dari delegasi World Water Forum dan kita sudah lihat beberapa spot-nya yang telah dipersiapkan,” kata Menparekraf Sandiaga, Jumat (3/5/2024).

Menparekraf Sandiaga menyampaikan, pengelolaan air di Bali yang penuh dengan kearifan lokal dan sudah mendapatkan pengakuan dunia oleh UNESCO dinilai siap untuk ditampilkan sebagai site visit dalam World Water Forum 2024.

Sebelumnya, Jatiluwih telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 2012.

“Ini memantapkan posisi Indonesia dalam kepemimpinannya di forum pengelolaan air sedunia,” katanya.

Desa Jatiluwih memiliki sistem pengelolaan air yang dikenal dengan sebutan sistem subak yang membuatnya dikenal sebagai penghasil padi terbaik di Pulau Dewata. Subak sendiri merupakan organisasi tradisional yang mengatur sistem irigasi yang digunakan dalam bercocok tanam padi di Bali.

Selain itu, Desa Jatiluwih juga memiliki beberapa aktivitas untuk ditawarkan kepada wisatawan, di antaranya trekking sambil menikmati keindahan rice terrace atau terasering persawahan dan lain sebagainya. Sehingga, hal ini sangat cocok untuk ditampilkan di hadapan delegasi World Water Forum 2024.

Selain meninjau Desa Jatiluwih, Menparekraf Sandiaga juga menyaksikan pelepasan burung endemik khas Bali dan cara pengusiran burung yang disebut dengan Kepuakan.

Kegiatan ini juga dihadiri Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani; didampingi beberapa jajaran eselon 2 di lingkungan Kemenparekraf

Hadir pula Director of the Regional Department for Asia and the Pacific UN Tourism, Harry Hwang; Sekretaris Daerah Tabanan, I Gede Susila; Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati; Manajer Operasional DTW desa wisata Jatiluwih, Ketut Purna

Plt. Kadiskominfo Menjadi Narasumber Literasi Cakap Digital Hari Kedua Pada Festival Semarapura Ke-6 Tahun 2024

Klungkung-klungkungkab.go.id Jaga emosi dan think globally and act locally mengemuka pada Literasi Cakap Digital kedua Festival Semarapura ke-6. 1/5/2024

Literasi Cakap Digital yang kedua bertema Transformasi Pariwisata Melestarikan Budaya Lewat Pemasaran Digital. Narasumber yang hadir Ibu Luh Ketut Ari Citrawati sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, Pradnya Larasari sebagai koreografer, dancer, teacher dan konten kreator. Moderator oleh Ayu Wulandari.

Pemanfaatan teknologi digital khususnya media sosial saat ini dibayang-bayangi oleh Hoaks, sehingga kita perlu berhati-hati menerima informasi apapun dari media sosial. Tindakan awal kalau kita menerima informasi adalah dengan menjaga emosi kita. Sebagaimana dijelaskan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung Luh Ketut Ari Citrawati.

“Yang pertama yang ingin saya tekankan kepada semua masyarakat adalah pertama jangan emosi dulu, jangan kemudian langsung membagikan, jangan seperti itu, coba baca dengan teliti dulu,” tegasnya.

Disampaikan lebih jauh lagi bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung sudah melaksanakan literasi digital kepada masyarakat dan pelajar di Kabupaten Klungkung, dengan harapan masyarakat dapat menggugah konten positif dan berita negatif dapat ditekan.

“Melalui literasi digital ini bisa untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat, untuk berinteraksi di ruang digital, nanti harapannya adalah masyarakat menggugah konten konten positif, jadi ruang digital kita, akan dipenuhi dengan konten-konten positif,” jelasnya.

“kami di Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Klungkung yang melaksanakan tugas, untuk membantu Bupati untuk menyelenggarakan urusan komunikasi dan Informasi, dan juga sekaligus sebagai Pejabat Pengelola Informasi Daerah tentunya juga sudah melakukan beberapa upaya-upaya dalam melaksanakan literasi digital kepada masyarakat, salah satunya melaksanakan pelatihan literasi digital kepada masyarakat umum, kami juga melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah kami ingin memberikan literasi digital, dalam bentuk penyuluhan webinar, kemudian workshop kepada siswa-siswi sudah kami laksanakan di SMP N 1 Semarapura, SMP N 2 Semarapura dan SMP N 3 Semarapura dan SMK TI Bali Global,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung menungkapkan bahwa memiliki inovasi Yuk Belajar Ke Museum, dan mengajak anak-anak SMA untuk ikut mempromosikan kebudayaan bali, untuk menahan gerusan modernisasi.

“kami dari Dinas Kebudayaan kabupaten klungkung sudah banyak melakukan inovasi-inovasi khususnya anak-anak SMA yang sudah biasa menggunakan gadget untuk mempromosikan, jadi dengan inovasi yang disebut dengan Yuk Belajar di Museum,” paparnya.

Modernisasi merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita lawan, kita mesti menyesuaikan diri dan mengikuti arus modernisasi tersebut, dan memanfaatkan kecanggihan tersebut untuk melestarikan budaya bali. Generasi muda harus mampu berpikir secara global dan bertindak secara local, agar budaya bali tidak tergerus namun kita tidak tertinggal perkembangan jaman. Hal tersebut diungkapkan oleh Pradnya Larasari, S.Sn., M.Sn.

“Jadi kita tidak bisa pungkiri ya, bahwasanya generasi muda kita sekarang ini, mungkin lebih suka lebih sering melihat konten-konten yang berbau modern seperti tiktok dan lain sebagainya yang dikatakan, disini saya sebagai seorang seniman pelaku seni sangat-sangat berusaha sekuat mungkin, terutama dengan media digital, karena menurut saya dijaman sekarang ini digital itu sangat berperan penting, dulu saat saya membuka sanggar dirumah tanpa memanfaatkan digital itu menurut saya sangat kurang jadi lewat duni adigital ini saya sangat memanfaatkan seni tradisi karena ada kutipan dalam bahasa ingris yang saya jadikan motto hidup “think globaly act locally” Think Globaly itu kita harus membuka mata membuka jendela duni kita tidak boleh hidup bagaikan katak dalam tempurung. Act locally itu kita harus tetap mencintai budaya lokal tradisi kita  oleh karen itu saya berpesan kepada adik adik terutama yang masih kecil mungkin TK atau SD, dari umur TK atau SD lah kita wajib mempelajari seni tradisi kita, Khususnya kalau Bidang saya kan tari ya, jadi saya punya satu pengalaman ada salah satu mahasiswa yang kuliah keluar bali ketika kecil tidak belajar tari Bali dan ketika kuliah di luar bali itu pasti ditanya kamu orang bali ya ?, coba nari satu, saat itulah mereka kalau kuliah keluar itu kalau tidak belajar satu saja tari bali pasti akan kebingungan saat dia disuruh menari dikampusnya di luar negeri atau luar kota,” ungkapnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Berpartisipasi Pada Festival Semarapura

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menggelar Literasi Digital melalui Program Cakap Digital pada hari ke 2 Penyelenggaraan Festival Semarapura ke-6, 29 April 2024.

Kegiatan ini dibuka oleh Pejabat (Pj.) Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika. Pejabat Bupati Asal Singaraja ini mengapresiasi kerjasama penyelenggara Festival dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia agar memberikan dampak positif serta menghindarkan dampak-dampak negatif dari pemanfaatan digital yang salah oleh masyarakat.

“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung mengeapresiasi penyelenggaraan Festival Semarapura kali ini dapat bekerjasama dengan Kemenkominfo melalui PT. Juna karya Kreatif untuk melaksanakan kegiatan LIterasi Digital untuk mengenalkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai literasi digital dan manfaatnya serta mengajak masyarakat agar dapat memanfaatkan digital secara bijak sehingga memberikan dampak positif serta menghindarkan dampak-dampak negatif dari pemanfaatan digital salah”

Tema literasi kali ini adalah Cakap Mengembangkan Bisnis Pariwisata dengan Pemasaran Digital, narasumber yang hadir adalah Ni Made Sulistiawati Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, A.A. Ngr. Bagus Aristayudha Direktur Utama PT. Tumbuh Bersama Bangsa, I Nyoman Sudirga Yusa Founder of Pramana Experience, dan di moderatori oleh Reza Riyady P.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung Ni Luh Ari Citrawati, S.Sos., MM. juga turut hadir memberikan dukungan pada acara ini.

Menteri Sandiaga Uno Buka Semarapura Festival ke-6

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI), Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Pj. Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika menghadiri Acara Pembukaan Semarapura Festival ke-6 bertempat di depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Minggu (28/4).

Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI), Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi masyarakat Klungkung atas terselenggaranya Semarapura Festival ke-6 dan menyampaikan rasa bangga karena Semarapura Festival ke-6 menjadi event terbaik se-Nusantara yang masuk kedalam Kharisma Event Nasional (KEN) 2024 untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya Nusa Penida Festival mendahului masuk KEN.

Menteri Sandiaga Uno mengharapkan masyarakat yang datang ke Festival tidak hanya sekedar melihat-lihat saja, tetapi juga membeli barang UMKM yang terdapat di Festival dalam rangka membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan yang luas dan melalui festival Semarapura dapat menggerakkan 1,2 hingga 1,5 Milyar pergerakan wisatawan nusantara serta Bali dapat terus menjadi destinasi unggulan.

Pj. Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika menyampaikan Festival Semarapura ke-6 yang diadakan dalam rangka memperingati Puputan Klungkung ke-116 dan HUT Kota Semarapura ke-32 dengan tema “Dwara Garba Dikara” yang memiliki makna “Menuju Gerbang Kehormatan Klungkung sebagai Pusat Kebudayaan, dengan menampilkan berbagai atraksi pagelaran seni budaya bali, kolaborasi budaya, pameran UMKM Kria dan kuliner, demontrasi pembuatan kerajinan keris, fashion show, olahraga dan musik.

“Semoga melalui Semarapura Festival ke-6 tahun 2024 dapat semakin meningkatkan perkembangan pariwisata dan perekonomian Kabupaten Klungkung,” harap Pj. Bupati I Nyoman Jendrika.

Dalam acara Pembukaan Semarapura Festival diisi dengan penampilan 400 penari pendet dari PGRI Kabupaten Klungkung, dan Fragmentari Lawang Balingkang. Acara Pembukaan Semarapura Festival ke-6 dihadiri Pj. Gubernur Bali Irjen (Purn) Sang Made Mahendra Jaya dan Pj. Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. drg Ida Mahendra Jaya, Pj. Ketua TP. PKK Kabupaten Klungkung Ny. Wiryani Jendrika, Forkompinda Kabupaten Klungkung, Ida Dalem Semaraputra serta undangan terkait lainnya.

 

sumber : FB Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Klungkung