KPU Klungkung Resmi Luncurkan Maskot Pilkada 2024

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung secara resmi meluncurkan Maskot dan Jingle untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024. Acara tersebut berlangsung di Monumen Puputan Klungkung, Sabtu (8/6).
Diaman acara peluncuran maskot dan jingle pilkada tersebut digelar secara meriah menandai bahwa tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Klungkung sudah di mulai. Dimana terlihat adanya partisipasi masyarakat yang cukup tinggi di Kabupaten Klungkung mencapai 84 persen melebihi capaian secara nasional sekitar 81,7 persen.
Pj. Bupati Jendrika berharap pemilukada berjalan sesuai dengan azas langsung umum bebas rahasia dan jujur, adil serta akuntabel. “Saya yakin Maskot dan Jingle yang diusung KPU Klungkung yakni, Nayaka Nayottama dengan backgound pemedal agung dan Monumen Puputan Klungkung yang diartikan pemimpin bijaksana, pemimpin yang selalu memikirkan dan berbuat untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Jendrika
Sementara Ketua KPU Klungkung, I Ketut Sudiana mengatakan, peluncuran Maskot dan Jingle untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 menandakan KPU Klungkung siap melaksanakan pemilukada dan mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dan untuk mensukseskan pemiluka Kabupaten Klungkung.

Peringkat IPKD Kabupaten Klungkung Tertinggi diantara Kabupaten/Kota Se-Bali

Klungkung-ppid.Klungkungkab.go.id Tim Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Provinsi Bali dan Perangkat Daerah Kabupaten/Kota Se-Bali, menggelar Bimbingan Teknis Penginputan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD). Secara Daring dan Luring pada hari Kamis, 6 Juni 2024.

Indikator IPKD terdiri dari enam dimensi yaitu Kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran, Pengalokasian anggaran belanja dalam APBD, Transparansi keuangan daerah, Penyerapan anggaran, kondisi keuangan daerah dan Opini BPK atas LKPD. Sebagaimana diungkapkan oleh Ibu Jannati Usmania Bangsawan, S.Tr.IP dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri.

Sementara itu berdasarkan hasil pengukuran IPKD tahun 2023 yang disampaikan pada acara tersebut Kabupaten Klungkung menempati peringkat tertinggi dengan total penilaian 80.801 dengan peringkat terbaik. Penilaian tersebut merupakan akumulasi dari ke enam dimensi yang dinilai. Dimensi 1 nilainya 13,71, dimensi 2 dengan nilai 20, dimensi 3 dengan nilai 14,741, dimensi 4 dengan nilai 15, dimensi lima 2,35 dan dimensi 6 dengan nilai 15.

Walaupun dengan nilai tertinggi diantara Kabupaten lainnya, namun masih terdapat kekurangan sebagaimana disampaikan pada saat paparan evaluasi per dimensi. Pada Dimensi 1 catatan untuk Kabupaten Klungkung adalah kesesuaian pagu KUAPPAS dengan APBD cukup rendah. Dimensi 2 terdapat satu dokumen yang tidak memenuhi keteraksesan yaitu informasi Ringkasan DPA SKPD. Dimensi 4 Belanja tak terduga hanya 49,866 % tidak mencapai 80 %. Dimensi 5 Indeks Solvabilitas jangka pendek rendah, Solvabilitas layanan rendah dan Solvabilitas Jangka Panjang 0.

Pj Bupati Jendrika Maksimalkan Persiapan Kunjungan Ketua Umum TP PKK Pusat

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Pejabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika bersama Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny Wiryani Jendrika memimpin rapat terkait Persiapan Kunjungan Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny Tri Suswati Tito Karnavian di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (6/6). Rencananya kunjungan ini akan dilaksanakan pada tanggal 10 dan 14 Juni 2024 dengan beberapa agenda diantaranya meninjau kebun PKK kemudian dilanjutkan meninjau sistem pengelolaan sampah TOSS Center dan berbagi dalam rangka stunting.
Pj Bupati Jendrika berharap berbagai kesiapan OPD terkait kunjungan ini agar bersama-sama harus dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya. Komunikasi, koordinasi dan kerjasama yang baik harus dijalankan sehingga kegiatan ini nantinya berjalan lancar. “Kita patut bersyukur dengan adanya kunjungan Ketua TP PKK Pusat ini sehingga nantinya bisa memotivasi TP PKK Klungkung dalam melaksanakan program-program kerja ke depan untuk mensejahterakan masyarakat,” harapnya.

Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024

Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar apel peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Alun-Alun Dewa Agung Jambe, Sabtu (1/6).
Komandan Kodim 1610 Klungkung Letkol Inf. Armen menjadi inspektur upacara pada apel kali ini.
Dalam pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang dibacakan Dandim Letkol Inf. Armen mengatakan Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan Indonesia dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.
Pihaknya mengajak seluruh komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar. Sedangkan sebagai leitstar dinamis, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.
Kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat menjadi salh satu tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan. Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone) dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
sumber : FB Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Klungkung

Kebal Hoax Melalui Cek Fakta

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung menggelar Literasi Digital Tangkal Hoax Melalui Cek fakta, bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bali dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO). Bertempat di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung. (28/05/2024)

Dalam perkembangan saat ini, tidak semua informasi di internet bernilai positif, banyak juga informasi yang bernilai negatif, contohnya penyebaran berita bohong, radikalisme, ujaran kebencian, dan penipuan. Sebagaimana disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung Ibu Luh Ketut Ari Citrawati, S.Sos., MM. saat membuka kegiatan ini.

“Dalam perkembangannya, tidak semua informasi yang tersebar luas diinternet bernilai positif. Tidak sedikit pula berisi informasi negatif, contohnya penyebaran berita bohong, radikalisme, ujaran kebencian dan penipuan. Diperlukan kebijaksanaan dan kemampuan pengguna gawai dalam mengendalikan informasi yang mereka terima,” ujarnya !.

Sementara itu Ibu Indria Trisni Puspita dari MAFINDO menyampaikan bahwa terdapat tiga gangguan informasi yaitu Mis-Informasi, Dis-Informasi dan Mal-Informasi. Mis-Informasi adalah informasi yang salah namun orang yang membagikan percaya itu benar. Dis-Informasi adalah Informasi yang salah dan orang yang membagikannya tahu bahwa itu salah. Sedangkan Mal-Informasi adalah Informasi yang memiliki unsur kebenaran, baik dalam penggalan atau keseluruhan fakta objektif, namun penyajiannya dikemas sedemikian rupa untuk melakukan tindakan yang merugikan bagi pihak lain.

Lebih lanjut disampaikan untuk melakukan cek fakta dapat menggunakan whatsApp kalimasada 085921600500, situs turnbackhoax.id, cekfakta.com, Hoax Buster Tools, https://toolbox.google.com/factcheck/explorer. Untuk verifikasi foto menggunakan http://yandex.com/images, https://www.bing.com, https://images.google.com, dan Google Lens. Untuk verifikasi Lokasi bisa menggunakan Google Maps.

Kegiatan ini diikkuti oleh admin media sosial dan website Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Klungkung.

Pj Bupati Jendrika Lantik PPPK dan PNS Dilingkungan Pemkab Klungkung

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Pejabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika Melantik dan Mengambil Sumpah/Janji Jabatan Fungsional Guru, Kesehatan dan Teknis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2023 dan PNS Formasi Tahun 2022 lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Klungkung, Selasa (21/5). Turut hadir Sekda Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, Asisten Administrasi Umum Setda Kebupaten Klungkung, Dewa Darmawan dan Kepala OPD terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut Pj Bupati Jendrika menyampaikan bahwa Pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya melaksanakan reformasi yang bertujuan untuk mewujudkan birokrasi yang berdampak, dirasakan langsung oleh masyarakat, birokrasi yang profesional, birokrasi yang lincah dan cepat. Sejalan dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Klungkung saat ini sedang melaksanakan reformasi birokrasi dimana salah satu area yang perlu mendapat perhatian adalah manajemen ASN yaitu pengelolaan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. “Selamat kepada para PPPK dan PNS yang sudah dilantik dan diambil sumpah/janjinya. Mari tanamkan jiwa memiliki untuk bersama-sama membangun Kabupaten Klungkung ini ke depan. Hal yang paling penting jaga sikap disiplin kinerja dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ida Bagus Wirawan Adi Putra menyampaikan bahwa total PPPK yang diangkat untuk formasi tahun 2023 berjumlah 741 orang dengan rincian PPPK Jabatan Fungsional Guru sejumlah 366 orang, Jabatan Fungsional Kesehatan sejumlah 316 orang dan Jabatan Fungsional Teknis sejumlah 59 orang. Selain pengambilan sumpah pejabat fungsional juga dilaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji PNS dari lulusan STTD, STAN dan IPDN sejumlah 9 orang. “Selamat kepada PPPK dan PNS yang hari ini di ambil sumpah dan janjinya, semoga hari ini menjadi awal yang baik perjalanan pengabdian Bapak/Ibu sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” harapnya.

World Water Forum ke-10 Mengesahkan Deklarasi Menteri

Badung-ppid.klungkungkab.go.id Forum Air Sedunia ke-10 atau World Water Forum ke-10 yang digelar pada 18—25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali menghasilkan Deklarasi Menteri yang menekankan tiga poin utama.

Deklarasi Menteri disahkan di akhir Pertemuan Tingkat Menteri World Water Forum ke-10 yang dihadiri oleh 106 negara dan 27 organisasi Internasional, Selasa (21/5/2024).

Hasil tersebut diungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Ketua Harian Panitia Nasional Penyelenggara World Water Forum ke-10  Basuki Hadimuljono di Media Center World Water Forum ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Selasa (21/5/2024).

Pertama, pendirian center of excellence untuk ketahanan air dan iklim guna mengembangkan kapasitas, knowledge sharing & pemanfaatan fasilitas yang unggul.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia wajib berada di garda terdepan untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan air dan sanitasi. Center of excellence ini bukan hanya untuk negara Indonesia, tapi juga untuk negara lainnya di Asia Pasifik,” kata Basuki. 

Sejak November 2023, katanya, sudah dilakukan pembahasan deklarasi dalam tiga mekanisme di Markas Besar UNESCO Paris. Dalam deklarasi tersebut, Indonesia mengusung tiga prioritas.

Presiden World Water Council (WWC) Loic Fauchon pun dikatakan Basuki menegaskan bahwa semua proses tersebut adalah diplomatic victory (kemenangan diplomasi) bagi Indonesia.

Poin kedua dari Deklarasi Menteri adalah mengangkat dan mendorong isu pengelolaan sumber daya air secara terpadu pada pulau-pulau kecil. Meskipun dikelilingi perairan yang luas, Indonesia tetap memerlukan sistem kelola yang baik untuk mengatasi tantangan kualitas dan ketersediaan air bersih.

Ketiga, pengusulan Hari Danau Sedunia atau World Lake Day.  Danau merupakan sumber pasokan air yang menghidupi manusia sekaligus memiliki fungsi sosial dan ekonomi masyarakat. Peringatan Hari Danau Sedunia tidak sekadar simbolis, namun sebagai salah satu kunci utama untuk menjaga kelestarian danau di seluruh dunia.

“Kita harus menjaga danau untuk memperpanjang hidupnya, inilah gunanya peringatan Hari Danau Sedunia,” ujar Basuki.

Ditambahkan Ketua Harian Panitia Nasional Penyelenggara World Water Forum ke-10  Basuki Hadimuljono, dalam penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Bali, ada tiga hal yang membedakan World Water Forum ke-10 dengan penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya.

Pertama, baru kali ini pertemuan World Water Forum menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT), yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Senin (20/5/2024).

Kedua, untuk yang kali pertama World Water Forum menghasilkan deklarasi menteri. ”Selain Deklarasi Menteri, salah satu yang menjadi capaian pada forum ini adalah berhasilnya Indonesia menyusun daftar proyek terkait air yang menjadi andalan dari berbagai negara,” kata Basuki.

Ketiga, berhasilnya Indonesia menyusun daftar proyek terkait air yang menjadi andalan dari berbagai negara. sebanyak 113 proyek senilai US$9,4 miliar, antara lain proyek percepatan penyediaan air minum bagi 3 juta rumah tangga dan proyek pengelolaan air limbah domestik bagi 300 ribu rumah tangga. Berbagai proyek ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di berbagai negara.

Ditambahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tamu World Water Forum terkesan dengan penyelenggaraan World Water Forum ke-10 oleh Indonesia.

“Pimpinan negara yang mengunjungi Tahura juga menyatakan kekagumannya dengan kemajuan Indonesia. Presiden Fiji bahkan menyatakan jika ia tidak percaya jika tidak menyaksikan secara langsung kemajuan Indonesia saat ini,” kata Luhut. (Kemlu/Elvira Inda Sari/TR)

Bulan Bakti Bung Karno VI Tahun Tahun 2024

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Pemerintah Kabupaten Klungkung akan melaksanakan kegiatan Bulan Bakti Bung Karno VI Tahun 2024, dengan berbagai kegiatan.(17/05/2024)

Sebagaimana surat yang disampaikan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung Nomor : 200.1.2.4/239/KESBANGPOL, didapatkan informasi kegiatan Bulan Bung Karno VI Tahun 2024 di Kabupaten Klungkung, diawali dengan Pemasangan Spanduk Bulan Bung karno pada hari Jumat 31 Mei 2024. Hari Sabtu tanggal 1 Juni 2024 Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila. Kamis, 6 Juni 2024 Penanaman pohon upakara secara serentak se-Provinsi Bali. Resik Sampah Plastik dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Juni 2024. Donor Darah pada hari Senin, 10 Juni 2024. Penebaran bibit ikat pada hari selasa, 11 Juni 2024.

Kegiatan lomba pun tidak lupa dilaksankan untuk lebih menyemarakkan kegiatan ini seperti Lomba mewarnai Tingkat Taman Kanak-Kanak pada hari Rabu, 12 Juni 2024. Lomba Baca Puisi Tingkat SD/MI pada hari Kamis, 13 Juni 2024. Lomba Pidato tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Klungkung pada hari Rabu, 19 Juni 2024. Lomba mesatua Bali Tingkat Umum Se-Kelurahan Kabupaten Klungkung pada hari Kamis, 20 Juni 2024. Dan Loma Menari Condong Tingkat SMP/MTs pada hari Senin, 24 Juni 2024.

Sementara itu dalam rangka internalisasi ajaran Bung Karno diadakan juga Seminar Implementasi Ajaran Bung Karno pada hari Jumat 21 Juni 2024 dan Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah dengan peserta dari SMA/SMK/MA pada tanggal 26 Juni 2024.

Evaluasi Festival Semarapura ke-6 Tahun 2024

Klungkung-ppid.klungkungkab.go.id Transaksi sejumlah empat milyar lebih dan kunjungan melebihi tiga ratus ribu selama empat hari Festival Semarapura ke-6 Tahun 2024, terungkap saat evaluasi Festival Semarapura ke-6 Tahun 2024.

Setelah berakhirnya kegiatan Festival Semarapura ke- 6 pada tanggal 1 Mei 2024, panitia Festival Semarapura ke – 6 menggelar evaluasi penyelenggaraan Festival Semarapura ke 6 di Ruang Rapat Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung. (14/05/2024)

Evaluasi ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung Ni Made Sulistiawati, SH., MH. Sebagaimana paparan yang disampaikan penyelenggaraan Festival Semarapura ke 6 berlangsung sukses, dengan jumlah pengunjung sekitar 350.974 dan Rp. 4.750.797.000 transaksi yang tercatat selama 4 hari kegiatan Festival Semarapura ke-6 berlangsung.

“Transaksi yang tercatat selama 4 hari penyelenggaraan sebanyak Rp. 4.750.797.000,- meliputi UMKM, Kriya, Kuliner, dan Senggol Bali Desa Adat Semarapura.” Ungkapnya.

Namun dalam penyelenggaraan kali ini masih didapatkan beberapa kendala, diantaranya adalah perubahan jadwal yang mengganggu susunan acara, penonton yang meluber sampai kebelakang panggung, dan tempat transit tamu vvip yang kurang siap. Seperti yang diuangkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung.

“Perubahan jadwal yang dimajukan merubah susunan acara, kesiapan UMKM karena banyak yang kosong, tempat transit kurang siap, sounds ystem kurang tersedia di tempat pengguntingan pita dan atraksi budaya, jadwal gladi yang tidak ditepati oleh pengisi acara, menyebabkan waktu pementasan tertunda, penggabungan atraksi budaya dan musik menyebabkan kekroditan, saat pelaksanaan acara banyak pengunjung menonton di belakang stage, menu khas klungkung masih kurang seperti serombotan, dan harga makanan yang lumayan mahal.” Tambahnya.

Sementara itu perwakilan dari Kejaksaan Negeri Klungkung mengapresiasi seluruh perangkat yang sudah bahu-membahu membantu penyelenggaraan acara ini, walaupun terdapat kekurangan hal tersebut biasa dan tidak mengganggu jalannya acara secara keseluruhan.

Evaluasi ini dihadiri oleh seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Perangkat Daerah di Kabupaten Klungkung.

Jelang World Water Forum 2024, Menparekraf Tinjau Desa Jatiluwih Tabanan Bali

Tabanan-ppid.klungkungkab.go.id Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Desa Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Bali, yang terpilih menjadi salah satu lokasi yang akan dikunjungi delegasi World Water Forum 2024 yang akan digelar pada 18-25 Mei 2024.

“Kami pastikan dengan kunjungan ke Jatiluwih ini kesiapan sebagai site visit dari delegasi World Water Forum dan kita sudah lihat beberapa spot-nya yang telah dipersiapkan,” kata Menparekraf Sandiaga, Jumat (3/5/2024).

Menparekraf Sandiaga menyampaikan, pengelolaan air di Bali yang penuh dengan kearifan lokal dan sudah mendapatkan pengakuan dunia oleh UNESCO dinilai siap untuk ditampilkan sebagai site visit dalam World Water Forum 2024.

Sebelumnya, Jatiluwih telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 2012.

“Ini memantapkan posisi Indonesia dalam kepemimpinannya di forum pengelolaan air sedunia,” katanya.

Desa Jatiluwih memiliki sistem pengelolaan air yang dikenal dengan sebutan sistem subak yang membuatnya dikenal sebagai penghasil padi terbaik di Pulau Dewata. Subak sendiri merupakan organisasi tradisional yang mengatur sistem irigasi yang digunakan dalam bercocok tanam padi di Bali.

Selain itu, Desa Jatiluwih juga memiliki beberapa aktivitas untuk ditawarkan kepada wisatawan, di antaranya trekking sambil menikmati keindahan rice terrace atau terasering persawahan dan lain sebagainya. Sehingga, hal ini sangat cocok untuk ditampilkan di hadapan delegasi World Water Forum 2024.

Selain meninjau Desa Jatiluwih, Menparekraf Sandiaga juga menyaksikan pelepasan burung endemik khas Bali dan cara pengusiran burung yang disebut dengan Kepuakan.

Kegiatan ini juga dihadiri Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani; didampingi beberapa jajaran eselon 2 di lingkungan Kemenparekraf

Hadir pula Director of the Regional Department for Asia and the Pacific UN Tourism, Harry Hwang; Sekretaris Daerah Tabanan, I Gede Susila; Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati; Manajer Operasional DTW desa wisata Jatiluwih, Ketut Purna